Port Pengambilan AutoStore

AutoStore membantu tren BOPIS di Asia Pasifik

Ringkasan editor: Sementara e-commerce telah berkembang pesat, konsumen biasa membeli secara online dan menerima barang baik di rumah atau di kantor. Ini adalah fenomena sosial yang meningkat akhir-akhir ini, di mana Anda melihat konsumen, terutama yang lebih muda, membeli barang secara online, lalu mengambil barang di beberapa lokasi kota, melalui penyimpanan yang terkunci. Ini membawa kita ke BOPIS (beli online, ambil di toko), sebuah konsep baru yang memperluas alur kerja dan proses rantai pasokan, dan membutuhkan teknologi yang lebih cerdas. AutoStore, pelopor dalam otomatisasi penyimpanan kubus, telah meluncurkan PickUpPort, yang sangat bagus dalam melengkapi penyiapan rantai pasokan pengambilan di dalam toko. Baca lebih lanjut di bawah ini.

SINGAPURA  — Hari ini AutoStore™ meluncurkan inovasi terbarunya, PickUpPort™, port yang menghadap publik yang memungkinkan pelanggan berbelanja online dan mengambil pesanan mereka langsung dari Sistem AutoStore.

“Sangat penting bagi kami untuk membantu pengecer tetap terdepan dalam industri yang terus berubah. Dengan PickUpPort baru, pengecer dapat menawarkan opsi pengambilan tanpa kerumitan di dalam toko, dan pelanggan dapat melihat bagaimana Robot memilih, mengatur, dan menyimpan barang. Ketika pengecer mengadopsi teknologi ini, pelanggan mereka mendapatkan lebih banyak fleksibilitas dan kebebasan, ”kata Carlos Fernández, Chief Product Officer di AutoStore.

PickUpPort adalah teknologi intuitif yang tidak menuntut implementasi dan pelatihan ekstensif. Saat pelanggan memesan dan memilih pengambilan di toko, fungsi Pengendali meminta Robot Toko Otomatis untuk memilih Tempat Sampah yang berisi produk. Operator gudang mengkonsolidasikan pesanan, dan pesanan disimpan di Sistem AutoStore. Ketika pelanggan tiba di toko, Robot akan membawa Bin dengan produk yang tepat ke PickUpPort.

Beradaptasi dengan tren BOPIS yang meningkat di Asia Pasifik

Lanskap belanja di Asia Pasifik telah berubah secara signifikan selama dua tahun terakhir. Pengecer secara bertahap beralih dari bisnis bata-dan-mortir ke bisnis online. Dengan lonjakan layanan digital di kawasan ini, Asia Pasifik telah menjadi pemimpin di pasar e-commerce. Bahkan, pasar e-commerce Asia Pasifik diperkirakan akan tumbuh dengan CAGR 10.24 persen dari 2022 hingga 2027. Industri e-commerce yang sedang naik daun memperkenalkan kebiasaan membeli baru, salah satunya adalah tren Beli Online, Pickup In-Store (BOPIS). Ketika pengecer beradaptasi dengan perilaku pembelian konsumen yang berubah, tren BOPIS telah menjadi strategi yang diakui secara luas yang digunakan dalam e-commerce dan industri ritel. Menurut Research and Markets, negara-negara di kawasan Asia Pasifik diperkirakan akan menyaksikan tingkat pertumbuhan yang tinggi di pasar BOPIS.

“Kami telah melihat bagaimana pesatnya pertumbuhan pasar e-commerce di Asia Pasifik menciptakan pola pikir baru di kalangan pelanggan. Pada saat yang sama, kita menyaksikan bagaimana pasar e-commerce yang berkembang telah memperkenalkan serangkaian tantangan baru bagi pengecer. Di AutoStore, sangat penting bagi kami untuk membantu dan memastikan pengecer berada di sisi kanan tren pasar saat ini, dalam hal ini tren BOPIS,” kata Philipp Schitter, Vice President Business Development, APAC, AutoStore. “PickUpPort baru kami memberikan ruang luar biasa untuk fleksibilitas di mana pelanggan memesan secara online dan mengambil dari toko. Kami tidak hanya menawarkan robot, kami menawarkan solusi yang fleksibel dan efisien.”

Alternatif menarik untuk "last mile"

Teknologi baru ini merupakan respons langsung terhadap permintaan yang terus berkembang untuk efisiensi yang lebih besar dalam cara pelanggan menerima produk. Menambahkan port yang menghadap publik ke toko dapat mendorong pembelian tambahan di dalam toko dan memungkinkan pengecer memberikan pengalaman belanja omnichannel tanpa hambatan bagi pelanggan.

“Kami terus menguji coba dan meluncurkan teknologi baru. Orang-orang menginginkan lebih banyak fleksibilitas, dan tren beli-online-pickup-in-store dengan cepat menjadi alternatif yang menarik untuk pengiriman “last-mile”, karena sederhana, cepat, dan menawarkan jejak karbon yang lebih rendah,” kata Fernández.

Teknologi ini memiliki desain yang ramah pengguna. Karena ini adalah Pelabuhan pertama yang menghadap publik dari AutoStore, beberapa langkah keamanan diperhitungkan selama pengembangan produk. PickUpPort dilengkapi dengan label peringatan, bilah pengaman, peredam, dan sumbat.

“PickUpPort aman dan mudah digunakan. Itu selalu terkunci saat menunggu Bin tiba di Pelabuhan, dan lampu LED memberi sinyal saat siap dibuka. Keselamatan adalah yang terpenting di AutoStore,” tutup Fernández.

PickUpPort adalah modul Port kelima yang ditawarkan oleh AutoStore dan akan tersedia di seluruh dunia mulai 15 November.

# # #